Beranda

Selasa, 15 Oktober 2019

         
Daftar Nama Komponen –komponen Karburator pada mobil dan fungsinya
SUMBER PADA : MANUAL BOOK  TOYOTA SERI K PT TOYOTA ASTRA MOTOR

    A. Bagian Air Horn

1.    In let port berfungsi sebagai jalur pemasukan bahan bakar
2. Katup chuk berfungsi untuk memperbanyak campuran bahan bakar dengan mengurangi/ menutup masuknya udara
3. Air pentub berfungsi untuk menyamakan tekanan udara didalam ruang pelampung dengan udara luar
4.    Strainer berfungsi untuk menyaring bahan bakar sebelum masuk ke ruang pelampung
5.    Needle valve membuka dan menutup jalur pemasukan bahan bakar
6.    Pin pelampung berfungsi sebagai poros/ shaft pelampung
7.    Pelampung berfungsi untuk mengatur jumlah volume bahan bakar di ruang pelampung
8.  Power piston mengatur kerja sistem power dengan menekan power valve sesuai kevakuman
9.  Pump plunger berfungsi sebagai piston yang menaikan tekanan bahan bakar saat akselerasi/ pada saat menginjak pedal gas secara tiba-tiba

2.    Pada Bagian Body Karburator

1.    Ruang pelampung berfungsi untuk menampung bahan bakar sementara
2.    Primary main jet berfungsi sebagai jalur utama bahan bakar untuk idle dan kecepatan rendah
3.    Secondary main jet berfungsi sebagai jalur utama bahan bakar untuk kecepatan tinggi
4.    Slow jet berfungsi untuk mencampur/ mengatomisasi bahan bakar untuk idle
5.    Power valve berfungsi untuk membuka dan menutup saluran utama bahan bakar saat sistem power bekerja
6.    Air bleder berfungsi sebagai saluran masuk udara saat idle
7.    Pump discharge berfungsi untuk mensuplai bahan bakar saat akselerasi
8.    Stil ball berfungsi sebagai penekan bahan bakar dan mempercepat aliran bahan bakar saat pompa akselerasi bekerja
9.    Ruang pump plunger berfungsi untuk menaikan tekanan bahan bakar untuk di salurkan ke pump discharge
10. Primary main nozle berfungsi untuk mensuplai bahan bakar saat kecepatan rendah
11. Secondary main nozle  berfungsi untuk mensuplai bahan bakar saat kecepatan tinggi
12. Main air bleeder berfungsi sebagai saluran masuk udara pada main nozle
13. Primary venturi berfungsi sebagai jalur aliran udara saat kecepatan rendah
14. Secondary venturi berfungsi sebagai jalur aliran udara saat kecepatan tinggi
15. Selenoid berfungsi untuk membuka dan menutup saluran bahan bakar saat idle
16. Thermostatic berfungsi untuk mengatur suhu dan kevakuman udara saat Mesin panas
17. ISAS (Idle Speed Adjusting Screw) berfungsi untuk mengatur putaran mesin pada saat idle dengan dengan mengunci throtle valve
18. High speed valve berfungsi untuk mengatur jumlah pemasukkan udara dan bahan bakar pada saat kecepatan tinggi dengan mempercepat aliran udara

3.    Pada Bagian Flens
     
1.    Idle port berfungsi sebagai saluran keluar bahan bakar pada saat idle
2.    Slow port berfungsi sebagai saluran keluar bahan bakar pada saat kecepatan rendah (primary throtle valve terbuka sedikit) untuk membantu kerja idle port
3.    Primary throtle valve berfungsi untuk mengatur jumlah pemasukkan udara dan bahan bakar saat kecepan rendah
4.   Secondari throtle valvle berfungsi untuk mengatur jumlah pemasukkan udara pada saat kecepatan tinggi
5.    IMAS (Idle Mixtur Adjusting Screw) berfungsi untuk mengatur campuran udara dan bahan bakar yang di proses pada karburator.



Minggu, 13 Oktober 2019

SOAL SISTEM BAHAN BAKAR BENSIN KONVENSIONAL


Tugas PMKR 
Kelas XI TKR 
Kerjakan soal dibawah ini : 
1. Sebutkan macam sistem bahan bakar       pada kendaraan !
2. Tuliskan 5 komponen sistem bahan   bakar bensin konvesional!
3. Sebutkan dan gambarkan 3 sistem utama pada karburator!
4. Bagaimana cara memeriksa pompa bensin mekanik?
5. Tuliskan 4 pekerjaan perbaikan pada sistem bahan bakar bensin?
6. Sebutkan 3 jenis karburator dilihan dari venturi nya !
7. Apa yang dimaksud dengan anti diseling pada karburator ?

Kamis, 12 September 2019


LAPORAN HASIL PEMELIHAAN MEKANISME KATUP OHV/OHC
MESIN TOYOTA SERI – K BENSIN
SMK NEGERI 2 BANJAR

Kelompok / Kelas
Nama Siswa

..................................................................................


.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
.......................................................................
Hasil Kerja dan Kesimpulan Awal ( Pemeriksaan ) :
No
Jenis Pemeriksaan
Spesifikasi/Standar
Hasil
Kesimpulan Awal
1
Celah katup silinder 1
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
2
Celah katup silinder 2
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
3
Celah katup silinder 3
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
4
Celah katup silinder 4
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
 Hasil kerja  dan kesimpulan Akhir
No
Jenis Pemeriksaan
Spesifikasi/Standar
Hasil
1
Celah katup silinder 1
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
2
Celah katup silinder 2
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
3
Celah katup silinder 3
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :
4
Celah katup silinder 4
Intake : 0,20 mm

Exhaust : 0,30 mm
Intake :

Exhaust :

Kesimpulan :.................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................................

 (Guru Mapel)




Yudi Nur Sukmayadi
Banjar ...............................................2019
(Siwa)




.................................................................


Senin, 17 September 2018

MATERI SISTEM BAHAN BAKAR
PADA KENDARAAN RODA 4




    Salah satu sistem pada kendaraan roda 4 atau lebih ialah sistem bahan bakar. fungsi sistem bahan bakar ialah mensuplai kebutuhan bahan bakar kedalam silinder sesuai dengan kebutuhan mesin. pada kendaraan roda 4 terdapat beberapa jenis sistem bahan bakar berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakan
1.    Sistem Bahan Bakar Bensin
a.             a. Sistem Bahan Bakar Bensin Konvensional 
sistem bahan bakar ini terkenal dengan sebutan karburator karena pada sistem ini bahan bakar dan udara dicampur menjadi satu sebelum di teruskan ke dalam silinder / ruang bakar
b.        b. Sistem bahan bakar bensin elektronik
ini biasa populer orang menyebutkan dengan sistem EFI/ Injeksi pada sistem ini terdapat 2 kontrol yaitu kontrol bahan bakar dan kontrol udara  yang  diatur oleh komponen elektronik seperti sensor dan aktuator yang dikendalikan oleh komponen utama yaitu ECU/ECM sebagai pengolah informasi secara analog berdasarkan data dari  sensor dan meninformasikan kepada aktuator untuk bekerja sebenarnya mirip dengan sistem bahan bakar diesel yang mana udara dan bahan bakar terpisah kemudian bercampur di intake manifold atau ruang bakar
2.    sistem bahan bakar Diesel
a.             a. Sistem Bahan Bakar Diesel Konvensional 
        Sistem bahan bakar konvensional menggunakan mekanisme pompa injeksi untuk                 menginjeksikan sejumlah solar melalui injektor dengan timming yang pas. Prinsip                  kerja diesel fuel system adalah mengabutkan sejumlah solar kedalam ruang 
          bakar dengan tekanan tinggi sesuai timming pengapian. 
b.            b. Sistem Bahan Bakar Diesel Elektronik 
               Sistem commonrail serupa dengan sistem EFI pada mesin bensin dimana     
               pembukaan injektor sudah diatur oleh komponen kelistrikan mesin. 
               Sehingga volume dan timming penginjeksian bisa berlangsung lebih efektif
3.    Bahan bakar/ sumber energi alternatif
Tidak dipungkiri lagi sekarang ini beberapa produsen kendaraan berlomba untuk menciptakan mesin yang bisa beroperasi menggunakan bahan bakar dan sumber energi alternatif atau memadukannya menjadi satu yang mana tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak yang semakin lama akan habis dan mengurangi polusi contohnya yaitu dengan bahan bakar gas, membuat mobil hybrid yaitu bahan bakar minyak dipadukan dengan energi listrik

Selasa, 11 September 2018


 LAS LISTRIK DWI
Contoh Daftar Produk Kami




keranjang / Tralis AC ( 100 x 70 x 50 ) Bahan Baja
Rp 500,000/ Unit

Daftar harga :
1.  Pagar Minimalis : Rp. 300.000- 350.000 / Meter persegi
2. Tralis jendela minimalis : Rp.300.000 - 350.000 / meter
3. Siling door/ Henderson Minimalis : Rp. 800.000 / Meter ( Pertimbangan Bahan )
4. Pagar Brc /Pintu ( gerbang ) geser 400.000 / meter
5. Rak Siku / Rak Arsip Kantor
6. Rak Sepatu
7. kanopi , Baja Ringan
8. Meja/ Kursi cafe
9. Meja Makan
10. Plang
11.Tiang Bendera Kantor/ Lapangan/ Sekolah
12. Lemari Besi
13. Troly / Caddy Tool
13. dan sebagainya

No. HP : 085227436446 / 085793535459/ 085213266870
Harga diatas Termasuk Cat suka suka/ tidak termasuk Ongkos Pasang/Pertimbangan Harga Bahan/ dan lokasi pemasangan
Kami bersaing harga dijamin bersaing bisa nego
Tempat pembuatan : perum mutiara regency/ workshop TKR SMKN 2 Banjar
Khusus Untuk Area Banjar Ciamis , Kecamatan Dayeuhluhur